Perkembangan PMK di Lombok Barat, Angka Kesembuhan PMK Terus Merangkak Naik

Lombok Barat, NTB – Perkembangan PMK di Lombok Barat, terjadi peningkatan angka kesembuhan PMK terus meningkat, menurut data Operasi Aman Nusa II Rinjani Tahun 2022.

Kabag Ops Polres Lombok Barat, Kompol Dhafid Shiddiq, SH., S.I.K., M.M mengatakan, saat ini total wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di kabupaten Lombok Barat sebanyak 14.301 kasus.

Angka tersebut termasuk hewan ternak yang masih sakit, sembuh, mati, dan mengalami potong paksa.

“Memang terjadi peningkatan hewan ternak terjangkit bila membadingkan dengan periode sebelumnya sebanyak 14.301 kasus. Namun ini juga seiring dengan meningkatnya angka kesembuhan yang saat ini sebanyak 10.323 ekor telah sembuh,” ungkapnya.

Sedangkan hewan ternak yang masih sakit atau dalam penanganan untuk proses penyembuhan sebanyak 3.959 ekor. Sedangkan hewan ternak yang mati sampai dengan saat ini tercatat sebanyak 13 ekor atau 0,01% dari seluruh hewan ternak yang terjangkit. Sebanyak 6 ekor atau 0,003% mengalami potong paksa.

“Berdasarkan angka-angka tersebut diatas, maka perlu melakukan penindakan penanganan, lebih kepada pencegahan, melalui kegiatan berupa pemberian vaksin. Kemudian penyemprotan desinfektan pada kandang-kandang kumpul milik warga,” imbuhnya.

Menurutnya, bila melakukan langkah ini secara menyeluruh, mengharapkan dapat menghambat penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini.

“Untuk antisipasi pembawa penyakit atau carrier, maka melakukan kegiatan penyekatan pada pintu-pintu masuk dan keluar hewan di pelabuhan Lembar dan Gilimas. Guna mencegah penyebaran wabah agar tidak semakin meluas,” terangnya.

Hasilnya, bertempat di Pelabuhan PT. ASDP Cab. Lembar, personel gabungan Posko Oprasi Aman Nusa  II Tahun 2022 Penangan PMK mengamankan satu unit Truck bermuatan Daging.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.